Rahasia Sunnah Nabi Muhammad SAW

Rahasia Sunnah Nabi Muhammad SAW : Larangan Meniup Air Panas Saat Minum dan Larangan Minum Sambil Berdiri - Assalamualaikum, kali ini saya akan membagikan artikel islami ttg rahasiah dibalik larangan Nabi Muhammad SAW tentang Meniup Air Panas Saat Minum dan Minum Sambil Berdiri.
  • Larangan Meniup Air Panas Saat Minum :

Dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarang untuk bernafas atau meniup wadah air minum.” (HR. Al-Tirmidzi no. 1888 dan Abu Dawud no. 3728, dan hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani)

Fakta Ilmiah :
Alasannya ialah reaksi yang ditimbulkan jika senyawa air dan karbondioksida menyatu. Karna jika meniup air panas, struktur molekul dalam air akan berubah menjadi zat asam yang membahayakan kesehatan. Dan ternyata dalam penelitian dan analogi Science modern, jika air panas (H2O) bertemu karbondioksida (CO2) yang dihembuskan oleh mulut (manusia mengeluarkan CO2), maka akan menghasilkan persenyawaan H2CO3, asam karbonat. Dan jika asam karbonat ini masuk kedalam tubuh manusia, maka bila prosesnya berlangsung terus menerus dpt memberikan efek kurang baik bagi tubuh kita.

Manfaat, Keuntungan dan Kelebihan Membaca Al-Qur'an

Manfaat, Keuntungan dan Kelebihan Membaca Al-Qur'an - Assalamualaikum, tidak bosan-bosannya saya mengatakan kalau saya hanya sekedar posting untuk belajar bersama, saya bukanlah ahli dalam hal agama, tapi saya ada keinginan untuk selamat di akhirat kelak. aamiin agar saya memiliki motifasi dan keinginan untuk bisa rutin membaca Al-Qur'an, maka saya harus cari tahu dulu kelebihannya dan saya share disini :)
Pahala mengajarkannya
 Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
“Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
Pahala membacanya
Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
“Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.”(HR. At-Tirmidzi)

Bahasa Santun dalam Islam

Santun menurut Alquran
     Alquran diturunkan kepada manusia yang memiliki sifat sebagai makhluk yang memerlukan komunikasi. Oleh karena itu, Alquran memberikan tuntunan berkomunikasi, khususnya berbahasa bagi manusia. Dalam hal berkomunikasi, ajaran Islam memberi penekanan pada nilai sosial, religius, dan budaya. 
     Dalam ungkapan lain dapat dikatakan bahwa berbahasa santun menurut ajaran Islam tidak dipisahkan dengan nilai dan norma sosial budaya dan norma-norma agama. Kesantunan berbahasa dalam Alquran berkaitan dengan cara pengucapan, perilaku, dan kosakata yang santun serta disesuaikan dengan situasi dan kondisi (lingkungan) penutur, sebagaimana diisyaratkan dalam ayat berikut: “..dan lunakkanlah suaramu, sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara himar.” (QS. Lukman: 19)
     Melunakkan suara dalam ayat di atas mengandung pengertian cara penyampaian ungkapan yang tidak keras atau kasar, sehingga misi yang disampaikan bukan hanya dapat dipahami saja, tetapi juga dapat diserap dan dihayati maknanya. Adapun perumpamaan suara yang buruk digambarkan pada suara himar karena binatang ini terkenal di kalangan orang Arab adalah binatang yang bersuara jelek  dan tidak enak didengar.

Belajar itu mudah

"Sumber dari segala macam bencana dan kutukan terhadap umat manusia
adalah kebodohan dan ketidakmengertian. Sumber dari tercipnayna
peradaban tinggi adalah
masyarakat yang menghormati pendidikan"

Setiap Manusia mempunyai potensi dan kesempatan yang sama untuk
bahagia dalam hidupnya. Walau ukuran kebahagiaan manusia tidak bisa
disama ratakan, namun secara umum bisa dilihat dari kesuksesan yang
diraih selama hidupnya. Kesuksesan tidak bisa didapat begitu saja,
butuh perjuangan dan usaha keras. Salah satu yang harus dilakukan
untuk mendapat kesuksesan ter - sebut adalah dengan belajar. Belajar,
merupakan tugas, tanggung jawab dan panggilan pertama bagi tiap
manusia. belajar, selain membuat pengetahuan yang kita miliki
bertambah, kesempatan terbukanya pintu kesuksesan pun semakin lebar.